Di era digital saat ini, hampir setiap aspek kehidupan kita tidak lepas dari penggunaan teknologi dan perangkat digital. Dari bekerja, belajar, hingga bersosialisasi, semuanya dilakukan secara daring. Namun, di balik kemudahan tersebut, muncul fenomena yang dikenal sebagai digital overload atau kelebihan penggunaan digital yang berdampak signifikan terhadap gaya hidup kita.
Digital overload merujuk pada kondisi di mana seseorang merasa terlalu banyak terpapar dan bergantung pada perangkat digital, seperti smartphone, laptop, dan media sosial. Akibatnya, muncul perasaan stres, kelelahan mental, dan gangguan kesehatan fisik serta psikologis.
Beberapa faktor yang menyebabkan digital overload meliputi:
Pergeseran pola kerja dan belajar daring
Keterbatasan interaksi sosial secara langsung
Kebiasaan menonton video dan berselancar media sosial secara berlebihan
Tekanan untuk selalu terhubung dan merespons pesan atau notifikasi
