
Jakarta – Kulkas memang membantu menjaga makanan tetap segar lebih lama. Namun, penyimpanan yang kurang tepat justru dapat meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri dan menyebabkan kontaminasi pada bahan makanan.
Banyak orang mengira suhu dingin sudah cukup untuk membuat semua makanan tetap aman. Faktanya, cara menata dan menyimpan bahan makanan di dalam kulkas juga berperan penting dalam mencegah keracunan makanan.
Mengutip mStar, Public Health Malaysia mengingatkan bahwa beberapa kebiasaan yang sering dianggap sepele ternyata bisa membahayakan kesehatan. Berikut tiga kesalahan yang perlu dihindari saat menggunakan kulkas.
1. Menaruh daging mentah di tempat yang tidak tepat
Salah satu kesalahan yang paling sering terjadi adalah meletakkan ayam, ikan, atau daging mentah di rak bagian atas tanpa wadah tertutup rapat.
Ketika daging mulai mencair, cairannya dapat menetes ke makanan lain yang berada di bawahnya. Jika cairan tersebut mengandung bakteri seperti Salmonella, makanan lain berisiko mengalami kontaminasi silang.
Sayuran, buah, maupun makanan siap santap yang terkena tetesan cairan daging mentah dapat menjadi sumber keracunan makanan apabila tetap dikonsumsi.
2. Mengira semua bakteri mati di dalam kulkas
Suhu dingin memang dapat memperlambat pertumbuhan sebagian besar bakteri, tetapi tidak semuanya berhenti berkembang.
Salah satu bakteri yang tetap mampu bertahan pada suhu rendah adalah Listeria monocytogenes. Bakteri ini dapat ditemukan pada beberapa jenis makanan, seperti produk susu yang tidak dipasteurisasi, sosis, maupun sayuran yang telah terkontaminasi.
Infeksi akibat Listeria berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan serius, terutama pada ibu hamil, bayi, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh yang lemah.
3. Mengisi kulkas terlalu penuh
Kulkas yang dipenuhi makanan hingga sesak membuat sirkulasi udara dingin menjadi kurang optimal.
Akibatnya, muncul bagian-bagian kulkas dengan suhu yang lebih hangat sehingga makanan lebih mudah rusak dan bakteri dapat berkembang lebih cepat.
Agar pendinginan bekerja maksimal, sebaiknya sisakan ruang di antara makanan sehingga udara dingin dapat mengalir secara merata ke seluruh bagian kulkas.
Selain menghindari tiga kesalahan tersebut, penataan makanan juga perlu diperhatikan. Makanan matang atau siap santap sebaiknya ditempatkan di rak bagian atas, sedangkan bahan mentah seperti ayam, ikan, dan daging disimpan di rak paling bawah menggunakan wadah tertutup rapat.
Dengan cara penyimpanan yang benar, kulkas tidak hanya membantu memperpanjang kesegaran makanan, tetapi juga mengurangi risiko kontaminasi bakteri yang dapat membahayakan kesehatan seluruh anggota keluarga.
