
Jakarta – Jennifer Aniston dikenal memiliki berbagai kebiasaan sehat yang sering menarik perhatian publik. Salah satunya adalah rutinitas paginya dengan menikmati secangkir kopi yang dicampur bubuk kolagen.
Aktris Hollywood tersebut diketahui memulai aktivitas pagi dengan kopi kolagen sebagai bagian dari gaya hidup sehatnya. Namun, muncul pertanyaan apakah kombinasi kopi dan kolagen benar-benar memberikan manfaat lebih bagi tubuh.
Kolagen sendiri merupakan protein yang banyak ditemukan dalam jaringan tubuh, termasuk kulit, tulang, dan tulang rawan. Dalam bentuk suplemen, kolagen banyak dikonsumsi karena dipercaya dapat membantu menjaga elastisitas kulit, memperkuat tulang, serta mendukung kesehatan rambut dan kuku.
Kolagen dalam Kopi, Apakah Efektif?
Menambahkan bubuk kolagen ke dalam kopi memang menjadi cara praktis untuk meningkatkan asupan protein tersebut. Meski begitu, efektivitasnya masih menjadi perdebatan.
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa protein kolagen dapat mengalami perubahan ketika terkena suhu tinggi dalam waktu lama. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa panas dari kopi dapat mengurangi sebagian manfaat kolagen.
Namun, penelitian mengenai pengaruh suhu panas terhadap suplemen kolagen masih terbatas. Artinya, mencampurkan kolagen ke dalam kopi kemungkinan tidak membuat kandungannya hilang sepenuhnya.
Para ahli menilai kebiasaan tersebut masih bisa dilakukan, selama memilih produk kolagen yang tepat dan memperhatikan cara konsumsinya.
Pilih Jenis Kolagen yang Tepat
Tidak semua suplemen kolagen memiliki kualitas yang sama. Jika ingin mencoba menambahkan kolagen ke dalam minuman, ahli menyarankan memilih produk dengan label “peptida kolagen” atau “kolagen terhidrolisis”.
Jenis kolagen tersebut telah melalui proses pemecahan menjadi bentuk yang lebih kecil sehingga lebih mudah diserap tubuh.
Selain kopi, kolagen juga dapat dicampurkan ke dalam makanan atau minuman lain, seperti smoothie, untuk mendapatkan manfaatnya.
Perhatikan Campuran dalam Kopi
Meski kopi kolagen bisa menjadi bagian dari pola hidup sehat, bahan tambahan dalam kopi juga perlu diperhatikan.
Menambahkan terlalu banyak gula, sirup, atau krimer justru dapat mengurangi manfaat kesehatan dari minuman tersebut. Jika ingin mencoba kopi kolagen, sebaiknya hindari memasukkan bubuk kolagen saat kopi masih dalam kondisi sangat panas atau baru mendidih.
Bagi orang yang mengonsumsi suplemen kesehatan lain, pemberian jeda sekitar satu hingga dua jam dari waktu minum kopi juga dapat dipertimbangkan agar penyerapan nutrisi tidak terganggu.
Pada akhirnya, kopi kolagen seperti yang dikonsumsi Jennifer Aniston dapat menjadi pilihan minuman tambahan, tetapi bukan satu-satunya kunci untuk mendapatkan tubuh sehat. Pola makan seimbang dan gaya hidup aktif tetap menjadi faktor utama.
